Hot NewsTIPS & TRICKS TEKNO
Trending

Alasan Google Membeli Fitbit seharga Sekitar Rp 29 Triliun

Di awal tahun 2019 dunia digemparkan oleh rencana google untuk mengakuisisi Fitbit, yaitu sebuah produsen wearable, dan tepatnya pada awal bulan November, google resmi membeli Fitbit seharga 2,1 milliar dollar AS, atau sekitar Rp 2,3 triliun, tentu publik bertanya-tanya apakah yang dijual Fitbik ? dan perusahaan apa Fitbik tersebut? Karena bagi masyarakat indonesia sendiri Fitbik kurang familiar ditelinga masyarakat awam.

 Pada artikel ini milenialsID akan menjelaskan sedikit kenapa Google rela membayar Fitbit seharga 2,3 triliun, dan apa keuntungan yang diperoleh Google dengan membeli Fitbik? Berikut penjelasannya versi milenialsID.

  1. Membangun Pixel Watch

Pada awal tahun 2019 yang lalu Google sudah mengakuisisi teknologi smartwatch milik perusahaan Fesyen Fossil seharga 40 juta dollar AS atau sekitar Rp 567 milliar, teknologi ini pastinya akan memerlukan wadah, Fitbit lah merk yang tepat untuk mengisi wadah teknologi smartwatch yang telah dikembangkan oleh Google, setelah mengakuisisi Fitbit tentunya arah Google semakin jelas dan tujuannya pasti ingin berkecimpung di dunia bisnis wearable atau jam tangan pintar.

  • Menyempurnakan OS Wear

Sebelum Google membeli Fitbit dan membeli teknologi smartwatch Google terlebih dahulu bekerjasama dengan industri seperti Samsung, LG, Motorola dan memunculkan OS baru yang bernama Android Wear. Sebenarnya OS fitbit tidak terlalu sempurna maka dari itulas OS Wear menyempurnakan OS fitbit. Mengingat ada keuntungan dan pastinya kerugian dari masing-masing OS ini membuat Google menyandingkan mereka berdua menjadi OS yang lebih stabil.

  • Alat Pelacak Kebugaran Yang Sempurna

Sejatinya perusahaan Fitbit bergerak dibidang kesehatan, maka dari itu produk-produk Fitbik berupa jam tangan pintar yang sehat dan melacak kesehatan penggunanya, Fitbit dahulunya dikenal dengan keunggulan sensor pada perangkatnya dan dipadukan dengan algoritma sehingga menghasilkan informasi yang mendalam tentang kondisi kebugaran seseorang dan mampu membantu tidur lelap seseorang menjadi 8 jam. Meskipun google turut mengeluarkan google fit, namun nyatanya google fit gagal memenuhi ekspetasi Google yang condong ke teknologi jam tangan pintar, bukannya jam tangan kebugaran. Ini artinya jika google fit dan Fitbik disempurnakan maka akan menjadi alat pelacak kebugaran yang sempurna.

  • Masa pakai baterai lebih lama

Daya tahan Smartwatch dengan OS Wear yang dikeluarkan google umumnya sangat payah, mereka kalah bersaingn dengan Apple Watch yang mampu bertahan hingga 18 jam, setelah itu produk Fossil yang diakuisisi Google mengeluarkan Snap Dragon, produk ini sedikit memikat karena penggunaan baterai lebih tahan lama, Fitbik adalah salah satu jam tangan yang mampu bertahan sampai 4 atau 5 hari seperti pada jam tangan Ionic dan Versa serta layar yang super terang membuat fitbik lebih dilirik ketimbang produk lainnya, sekarang dapat anda bayangkan bukan ketika fitbik diakuisisi google? Tentunya akan muncul jam tangan pintar yang masa pakai baterainya lebih lama dan lebih nyaman dari pesaing terdekat Google yaitu Apple Watch , dapat kita nantikan produk apa yang akan dikeluarkan google.

  • Database dari Fitbik berguna untuk membangun teknologi Google dimasa depan

Dengan mengakuisisi Fitbik tentunya banyak data pelanggan dari Fitbik beralih ke Google, tentu saja setiap penggunaan Fitbik mereka mencatat kapan mereka makan, tidur, dan aplikasi pendamping lainnya, sebanyak 24 juta pengguna produk Fitbik tersebar di seluruh dunia, memang saat ini data yang ada di Fitbik masih menjadi perdebatan yang belum usai, tetapi Fitbik dalam laman resminya mengaku kebijakan privasi pelanggan mereka masih berlaku, dan google menyambutnya juga bahwa data kesehatan pelanggan Fitbik tidak akan digunakan google untuk iklan.

Itulah tadi alasan kenapa Google rela membeli mahal Fitbik, seperti yang kita ketahui Google memang rajanya mengakuisisi teknologi, dan kita nantikan saja apakah Fitbik dibawah naungan Google akan sukses atau justru makin kalah dengan pesainnya yaitu Apple. Terima kasih telah membaca artikel ini semoga bermanfaat dan terus baca artikel lainnya di milenialsID.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Close