Hot NewsTIPS & TRICKS TEKNO
Trending

Usai Facebook Grup Di Susupi Malware, Sekarang Tik Tok Menjadi Sorotan Yang Berbahaya Untuk Anak-anak

            Bukan rahasia lagi bahwa baru-baru ini dunia sedang digemparkan oleh serangan malware ke Facebook grup, ya perusahaan asal amerika ini disusupi berbagai macam malware, dan salah satu produk Facebook yang disusupi Malware adalah WhatsApp, Whatsapp dalam pernyataannya di laman resmi Facebook mengungkapkan bahwa mereka telah disusupi malware yang bernama Pegasus yang dikirim dari rusia, pernyataan ini tentunya menggemparkan dunia karena Whatsapp adalah salah satu aplikasi terpopuler di dunia, dan bukan tidak mungkin Indonesia menjadi target pasar berikutnya.

            Berbicara tentang Facebook yang disusupi malware kini juga berimbas pada Tik Tok, anda pasti tahu bukan TikTok? Negara Amerika meragukan keamanan TikTok, hal ini juga mengancam penggunaan TikTok di Amerika Serikat (AS), apakah kabar ini juga termasuk di dalam hubungan politik kedua Negara yang sedang panas-panasnya? Perlu anda ketahui aplikasi TikTok memang berasal dari China.

            Para pengamat di Negara AS mencermati lebih dalam tentang berbagai kritik yang dilontarkan ke perusahaan penyedia aplikasi karena kegagalan facebook dalam memblokir fitur keamanan mereka, hal ini pun berimbas pada TikTok dan yang lebih dibesar-besarkan lagi karena mereka berasal dari China. Dikutip dari Wired.com saat ini ada lebih dari 1 juta Pengguna TikTok di Amerika adalah anak-anak dan memang angkanya akan terus berkembang pesat karena Tik Tok sedang ramai diperbincangkan anak muda disana, yang menjadi sorotan mereka adalah apakah TikTok Aman di Amerika? Sedangkan seperti yang diketahui hubungan politik kedua Negara sedang memanas, bisa jadi TikTok merupakan alat hacker dari China untuk memata-matai Amerika ataupun merusak mental anak-anak di Amerika, hal ini pun juga berlaku di Indonesia, karena seperti yang kita ketahui TikTok juga berkembang di Indonesia bukan?

            Yang lebih mengherankan lagi dalam rapat terbatas antara kalangan teknologi seperti perwakilan facebook, apple, twitter, youtube, yang digelar dewan parlemen AS, TikTok pun tidak mengirimkan perwakilannya, hal ini juga menjadi pemicu kecurigaan Amerika semakin mengarah ke Tik Tok. Jika melihat dari track record TikTok mungkin saja TikTok berbahaya Untuk Anak-anak mengapa begitu? Ini penjelasan kenapa TikTok berbahaya untuk Anak-Anak versi milenialsID.

  • Rentan Mendapat Bully

Aplikasi ini rentan mendapat Bully, bagaimana tidak, jika anda salah memainkan aplikasi ini, bukan pujian yang anda terima melainkan hujatan, apalagi untuk anak-anak jelas ini akan memicu shock dan trauma bagi mental mereka, penyalahgunaan aplikasi ini merupakan kritik yang sangat tajam untuk orang tua mereka dalam mengawasi anak-anaknya, karena hal inilah pemerintah indonesia sempat memblokir Tik Tok karena para anak-anak selalu menyanyikan lagu yang berlirik seksual yang terdapat di Tik Tok.

  • Rentan Terjadi kejahatan Seksual

Coba saja anda melihat atau menginstall aplikasi Tik Tok ini pastinya ada saja orang-orang yang membuat konten mengarah ke seksual, hal ini seharusnya tidak di lihat oleh anak-anak ataupun para remaja di indonesia, bahkan media-media asing pun telah mendokumentasikan kasus pengguna mereka yang dikementari atau di private message dengan pesan meminta sejumlah video vulgar ataupun gambar-gambar vulgar.

  • Batasan Umur yang ditetapkan TikTok Terlalu Rendah

Pengawasan untuk bidak internet yaitu common sense menilai bahwa batasan umur yang diterapkan Tik Tok kepada penggunanya itu cukup rendah yaitu setidaknya harus berusia 16 tahun, hal ini memicu kontroversi dimana kebanyakan content tik tok ini adalah hal-hal vulgar, rekomendasi batasan umur ini juga dikomentari oleh KPAI dan beruntung diterapkan di indonesia, tetapi ini tidak menjamin bahwa data yang dimasukkan ke database tiktok adalah benar.

  • Rentan Untuk Terjadinya Perubahan Trans Gender

Di indonesia sendiri Trans Gender merupakan hal yang masih tabu, bahkan di kota-kota besar seperti Jakarta, TikTok bisa jadi pemicu transgender massal karena konten mereka yang berisi tarian dan nyanyian yang sangat feminim, tercatat di Prancis 48% pengguna TikTok adalah remaja laki-laki, hal ini sangat menghawatirkan, lalu bagaimana dengan indonesia? Tanda-tandanya sudah ada di Indonesia bahwa kebanyakan laki-laki pengguna tiktok sedikit gemulai. Anda tidak percaya? Buktikan sendiri dengan menginstall aplikasi ini.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close