BERITA MILENIALHot NewsTIPS & TRICKS TEKNO
Trending

Aplikasi Pembuat Daftar Pustaka Otomatis

Salah satu syarat sebuah dokumen ilmiah adalah terdapatnya daftar pustaka, para mahasiswa sangat mengenal yang namanya daftar pustaka ini. Biasanya menjelang semester berakhir biasanya mahasiswa akan ditugaskan untuk membuat paper, proyek dosen, sampai skripsi dan tugas akhir. Para mahasiswa biasanya bingung dan malas untuk menyunting daftar pustaka, apalagi kalau referensi karya ilmiahnya 50 jurnal lebih tentu anda pasti lelah karena waktu untuk menyunting dan melihat satu per satu paragraph dan harus teliti.

Sejak era open source dan web 2.0 muncul, sejak saat itu berbagai perangkat untuk memudahkan segala pekerjaan manusia berkembang pesat. Mulai dari penunjuk atau GPS , mesin pencari informasi bahkan daftar pustaka juga ada aplikasinya atau yang biasa disebut sebagai perangkat referensi, perangkat referensi memudahkan anda untuk mengetahui kata-kata yang anda kutip dan lansung memasukkannya kedalam daftar referensi secara otomatis, bahkan perangkat-perangkat ini bisa diatur style penulisan maupun penyesuaian dengan publisher jurnal yang anda tuju, Berikut ini perangkat referensi yang pastinya mudah digunakan.

  1. RefWorks 

Refworks adalah perangkat lunak manajemen berbasis web, yang diproduksi dan dikembangkan oleh RefWorks LLC dan didirikan pada tahun 2001 perangkat lunak ini pertama kali dipasarkan di Cambridge Scientific Abstract dan diakuisisi oleh ProQuest pada tahun 2008. Refworks ini memungkinkan anda memembuat referensi dari file teks atau database online dari berbagai sumbe, database pengguna dari refworks disimpan secara online sehingga memungkinkan anda untuk mengakses serta memperbarui dari komputer manapun yang terkoneksi di internet ataupun smartphone anda. Adapun fitur-fitur dari Refworks adalah :

  • Bantuan Online adalah file bantuan online yang berisi banyak informasi, anda bisa mencari informasi di table yang telah disiapkan.
  • Menu tutorial
  • Dan Technical Support

 

  1. Zotero 

Zotero dikembangkan pada tahun 2006 oleh George Mason University, Center For History And New Media (CHNM). Zotero merupakan program pengolahan zitasi ( kutipan, referensi, dan bibliografi), zotero merupakan aplikasi gratis berbasis Open Source (sedang dalam pengembangan). Zotero ini bisa digunakan di jenis OS (sistem operasi) manapun yang seperti windows, linux, bahkan Mac-OS dan juga aplikasi ini dapat dipasang sebagai aplikasi standalone maupun plug-in dari browser firefox, chrome, maupun safari. Aplikasi ini bisa menata sistem kutipan dan daftar pustaka.yang harus anda lakukan adalah dengan mengkoneksikan sumber/referensi anda dengan zotero dan setelah itu zotero akan secara otomatis mengerjakan daftar pustaka dengan format seperti catatan kaki, catatan perut, catatan akhir, hingga gaya penulisan bermacam-macam daftar pustaka. Setelah zotero terpasang pada perangkat anda semua hasil kutipan yang anda simpan akan tersave di folder library yaitu kumpulan sitasi (kutipan) karena ketika anda meneliti berkesinambungan catatan-catatan yang lama tidak terhapus dengan mudah. Zotero dapat mengimpor format kutipan seperti BibTex, BibLateX, RefWorks, MODS, COINS, dan lain-lain. Adapun fitur-fitur Zotero seperti katalog buku, penambahan catatan, tag, lampiran dan metadata.

  1. Mendeley 

Mendeley dikembangkan pada tahun 2008 oleh Elsevier, mendeley ini aplikasi berupa pengelolaan, share makalah penelitian, mencari data penelitian, mendeley menawarkan paket gratis ataupun berbayar dengan opsi penyimpanan yang lebih besar sekitar 2 GB untuk kapasitas account gratis. Aplikasi ini tersedia di dalam versi website maupun destop dan didukung oleh OS Windows serta Macintos, selain itu mendeley web memberikan akses terhadap social fitur network yang memungkinkan anda berbagi memakai referensi yang sama dengan pengguna lain atau mengamati trend research saat ini.

  1. Google Scholar 

Google Scholar diluncurkan pada tahun 2004. Berbeda dengan Google Search yang hampir semua dokumen yang diupload di internet, Google Scholar melayani pengguna untuk menelusur dokumen-dokumen pendidikan baik berupa artikel ilmiah maupun buku teks, skripsi, jurnal, disertasi, prosiding, abstrak dan lain sebagainya. Tetapi salah satu fitur yang ditawarkan Google Scholar adalah kemudahan didalam mensitasi artikel yang sudah anda pilih, layanan ini memungkinkan anda untuk mendapatkan penulisan dari daftar pustaka dengan format penulisan yaitu MLA, APA, Chichago, Harvard dan lainnya. Tetapi ada kelemahan dari Google Scholar adalah item referensi yang ada kadang tidak sepenuhnya lengkap dan benar, contohnya tidak ada nomor halaman, ataupun tidak ada tahun terbit. Oleh karena itu anda diminta untuk menuliskannya secara manual.

Itulah tadi aplikasi pembuatan daftar pustaka secara otomatis, terima kasih untuk anda yang telah membaca artikel ini dan baca terus artikel milenials lainnya (Amry Lesmana)

 

Tags
Show More

admin

PEMILIK GROUP MILENIALS ID 1. TECHNO INDO 2. PERSIBDAY OFFICIAL YOUTUBE 3. WJG INDONESIA YOUTUBE 4. MILENIALS ID YOUTUBE 5. TECHNO INDO YOUTUBE

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close